Menilai Beberapa Pemain Baru Liverpool

Kegagalan Liverpool melaju ke final FA Cup menjadikan Brendan Rodgers pelatih pertama dalam sejarah klub yang gagal membawakan satu trofi di tiga musim pertama masa kepelatihannya. Berikut beberapa penilaian terhadap kebijakan transfer yang dia lakukan musim panas lalu.

9-markovic

Lazar Markovic – 20 juta pons

Caps: 17, Menit: 912, Pengganti: 8 kali

Markovic sudah membuat awal yang stabil pada kehidupannya di Liga Primer. Dia juga sudah dimainkan di sejumlah posisi ketika the Reds berusaha memanfaatkan mantan pemain sayap Benfica ini di awal musim. Sejumlah penampilan yang hidup, dan gol penentu menghadapi Sunderland, tetapi dia tidak dimainkan selama 90 menit penuh sejak hasil imbang 1-1 di bulan Januari dengan Chelsea di semi final Capital One Cup.

9-lovren

Dejan Lovren – 20 juta pons

Caps: 21, Menit: 1600, Pengganti: 0 kali

Dilihat oleh Rodgers sebagai pengganti Jamie Carragher, Lovren gagal untuk meniru penampilan bertahan kuat yang menyebabkan dia ditarik dari Southampton. Pemain Kroasia ini bersusah payah menyesuaikan diri bermain dengan tiga bek, artinya Mamadou Sakho, Martin SKrtel, dan sering kali Kolo Toure, adalah pilihan bek tengah yang lebih disukai Rodgers. Dia melewatkan penalti penentu menghadapi Besiktas ketika Liverool tersingkir dari Liga Eropa untuk lebih jauh melanjutkan awal buruknya di Merseyside.

9-balotelli

Mario Balotelli – 16 juta pons

Caps: 14, Menit: 800, Pengganti: 4 kali

Kedatangan Markoi Balotelli di Liverpool disambut oleh ketakutan dan pemain Italia ini telah mengamini ketakutan awal tersebut. Balotelli sudah mencetak empat gol sebagai ganti dari investasi klub kepadanya. Dia pernah mendapatkan salah satu penampilan terbaiknya dengan seragam Liverpool saat menghadapi Aston Villa Minggu lalu, dan sayangnya golnya penyama kedudukannya dianulir wasit di detik-detik akhir. Tetapi aman untuk dikatakan jika perjudian tentangnya belum dibayarkan oleh Ibcbet secara kontan .

Balotelli salah satu kesalahan besar. Tidak hanya dia melakukannya sebagai pemain, ketika anda punya telur busuk di markas, itu mimpi buruk. Saya ditanyakan apakah saya beripkir Balotelli akan jadi hal yang tepat bagi Liverpool dan saya bilang tidak. Saya tidak berpikir pemain ini akan meningkatkan Liverpool; mereka punya markas yang luar biasa sebelumnya dan baru saja kehilangan kesempatan meraih gelar.

 

 

Ander Herrera kemas dua gol ketika United beranjak ke posisi tiga

9-united

Ander Herrera mencetak dua gol ketika Man United menyisihkan Aston Villa untuk bergerak melewati rival sekota mereka Manchester City – yang sementara turun ke peringkat empat – dengan kemenangan 3-1 di Old Trafford.

Tembakan mendatar Herrera memberikan keunggulan bagi United sebelum turun minum setelah 45 menit pembuka yang dominan dan tembakan indah Wayne Rooney 11 menit sebelum pluit panjang berakhir untuk menggandakan keunggulan mereka.

Tetapi Christian Benteke memberi ancaman ketika dia berhasil mencetak gol satu menit setelah tendangan voli Rooney, tetapi Herrera mengamankan gol keduanya untuk mengunci kemenangan di tambahan waktu.

Ini merupakan kemenangan keenam beruntun di Liga Primer untuk United dan semakin memberi tekanan bagi City, yang baru akan menghadapi Crystal Palace hari Senin mala mini sebelum derbi akbar Manchester dengan United pekan depan.

United memulai dengan percaya diri dan memiliki kesempatan penalti dalam lima menit pertama ketika Marouane Fellaini menyambut bola jauh dan mengumpan kepada Rooney, yang dijatuhkan oleh Ciaran Clark. Pemain belakang ini terlihat menyikut pemain United tetapi wasit Roger East melanjutkan permainan.

United terus menekan dan menguasai penguasaan bola. Tekanan United akhirnya terbayar ketika pendukung tuan rumah mulai panic. Di menit 43 umpan datar Daley Blind ke kotak penalti disambut oleh Herrera, yang menerima dengan kaki kanannya sebelum dia menembakkan tendangan mendatar melewati Brad Guzan untuk memberikan keunggulan yang pantas didapatkan.Sbobet Casino .

Babak kedua dimulai dengan pola yang sama ketika Villa terus berusaha mengembalikkan diri mereka ke permainan, Ashley Young melewatkan kesempatan menggandakan kedudukan dari jarak 20 yard. Sementara Fellaini, gagal memanfaatkan sundulan bebas yang berhasil dimentahkan oleh Guzan di atas mistar.

Dan tidak lama sebelum pluit panjang ditiupkan hingga akhirnya tuan rumah menggandakan keunggulan. Pemain pengganti Angel Di Maria menusuk dari sisi kiri dan melepaskan umpan, yang diterima oleh Rooney dengan sentuhan cantik sebelum dia berputar dan mengempaskan tendangan voli yang tidak bisa dijangkau Guzan.

Pertandingan tampak sudah berakhir, tetapi hanya dalam 60 detik, Villa kembali ketika umpan sepak pojok Joe Cole disambut Benteke, yang tembakannya melewati David De Gea dengan sangat mudah di mana bola bergulir tepat di bawah kaki penjaga gawang ini.

Tetapi tidak ada kebangkitan Villa, dan dua menit memasuki waktu tambahan United amankan tiga angka. Rooney menusuk dari sisi kanan dan memberikan umpan kepada Juan Mata di sayap kanan. Pemain Spanyol ini memberikan umpan ke luar kotak yang langsung disambut Herrera, yang mengempaskan tendangan mendatar ke pojok gawang.

Simon Mignolet Memastikan Liverpool Tidak Akan Tinggal Dalam Duka Kekalahan Manchester United

9-simon-mignolet

Simon Mignolet bersikeras Liverpool tidak akan tinggal pada kekalahan 2-1 yang mengecewakan atas Manchester United dan yakin perburuan empat besar masih berlangsung.

Dua gol Juan Mata di Anfield membawa United lima angka dari rival mereka dengan delapan Liga Primer masih tersisa, dengan kunjungan yang keras ke Arsenal yang harus dihadapi Liverpool setelah jeda pertandingan internasional minggu ini.

Tetapi penjaga gawang Mignolet, yang akan bersama Belgia menghadapi kualifikasi Eropa menghadapi Siprus dan Israel, mengatakan Brendan Rodgers akan memastikan skuad akan terus menghadapi sisa pertandingan dengan keyakinan.

“Sungguh mengecewakan kalah tetapi saya memfokuskan diri pada dua pertandingan dengan Belgia dan setelahnya kami akan puny alaga tandang besar ke Arsenal yang akan jadi sangat penting dalam perburuan spot Liga Champions,” dia berbicara ke Sky Sports News HQ.

“Hal yang paling pertama, focus ada pada dua pertandingan bersama Belgia dan kemudian kami kembali ke Inggris dan kami akan mempersiapkan diri kami sebaik yang kami mampu untuk Arsenal.
“Kami harus melihat ke depan. Kami akan pastikan bahwa kami melakukan hal yang harus kami lakukan, ada banyak laga yang harus dimainkan, kami juga punya FA Cup jadi semoga kami bisa bermain dengan baik di kedua turnamen itu.”

Dua pemain yang tidak mendapat tugas internasional adalah Daniel Sturridge dan Adam Lallana, yang kembali ke pusat pelatihan the Reds di Melwood setelah cidera memaksa mereka ditarik mundur dari skuad Inggris untuk kualifikasi Euro menghadapi Lituania dan persahabatan dengan Italia.

Lallana tidak mendatangi tugas internasionalnya setelah ditarik mundur karena cidera di jeda paruh waktu hari Minggu lalu, sementara Sturridge dipulangkan kembali ke klub setelah pindaian di St George’s Park menunjukkan dia punya masalah.Laporan terkini agen bola Ibcbet dari pinggri lapangan bola.

Keduanya akan diawasi selama beberapa minggu ke depan tetapi tidak dari kedua pemain ini diyakini menderita cidera serius dan diharapkan bisa fit dan bugar untuk kunjungan berat ke Emirates tanggal 4 April nanti.

Bundesliga Terapkan Teknologi Garis Gawang Musim Depan

Teknologi Garis Gawang

Sebanyak 18 klub peserta Bundesliga telah memilih untuk mendukung penerapan teknologi garis gawang mulai dari musim 2015/16 dan seterusnya. Keputusan ini diambil setelah pertemuan dengan asosiasi liga sbobet online hari Kamis kemarin.

Liga sepak bola Jerman telah memutuskan bahwa perusahaan pelacak komputer ‘Hawk-Eye’ akan menyediakan teknologi yang digunakan pada gelaran liga teratas Jerman. Tetapi bagaimana sesungguhnya sistem HawkEye ini bekerja?

‘GOAL!’

Sistem ini sendiri bukanlah sesuatu yang mutakhir, berfungsi dari sebuah cara kerja yang sederhana tetapi mengirimkan perubahan besar bagi dunia sepak bola. Begini cara kerjanya:

Hawk-Eye menggunakan 14 kamera berkecepatan tinggi, termasuk satu kamera untuk mengawasi garis gawang di atap stadion. Jika bola bergulir di sekitar mulut gawang, gambar dari setiap kamera akan menangkap gerakan bola tersebut dan peranti lunak akan menghitung posisi pasti dari berbagai sudut berbeda bola tersebut, meski hanya sebagian kecil bola saja yang terlihat.

Segera setelah bola benar-benar melewati garis gawang, sistem akan mengirimkan sinyal getaran pada penerima sinyal yang digunakan wasit pertandingan dalam kurang dari satu detik, sementara jam khusus yang dia pakai juga akan bergetar dan mengantarkan pesan ‘GOAL’. Beberapa detik kemudian tayangan ulang, direkam oleh kamera tayangan ulang spesial secara langsung segaris lurus dengan garis gawang, akan ditampilkan pada layar telivisi untuk penonton di stadion.

Hawk-Eye, sebuah perushaan Inggris yang berdiri sejak 2001, saat ini memimpin dunia dalam industry teknologi pelacak bola. Dimiliki oleh Sony sejak 2011, peranti lunak mereka sebagian besar dikenal digunakan pada gelaran tenis Grand Slams tetapi teknologi mereka juga sudah dipakai pada pertandingan kriket dan juga di pertandingan Olimpiade.

Liga Primer Inggris memperkenalkan sistem Hawk-Eye pada awal musim 2013/14 untuk memastikan keputusan yang tak terbantah dan saat ini terus dipakai di banyak pertandingan sepak bola professional lainnya. Hawk-Eye dikenal seluruh dunia di beragam cakupan olah raga dan telah digunakan di 230 stadion berbeda seluruh dunia.

 

Cile harus fokus dengan Argentina bukan hanya Messi – Claudio Bravo

9-cile-argentina-copa-america

Penjaga gawang veteran ini bersikeras bahwa timnya harus mewaspadai lebih dari satu musuh dalam final nanti.

Claudio Bravo telah memperingatkan rekan satu timnya di Cile untuk tidak hanya mewaspadai Lionel Messi saja, malahan Argentina secara keseluruhan.

Kiper La ROja ini bermain bersama dengan kapten Albiceleste dan Javier Mascherano untuk Barcelona dan tahu betul kualitas yang dimiliki kedua pemain ini.

Hari Sabtu nanti, mereka akan saling berhadapan dalam final Copa America di kota Santiago.

Dia mengaku bahwa pengetahuan tersebut memberikannya alasan kekuatiran tersebut, tetapi menyarankan bahwa Cile harus fokus pada seluruh tim asuhan Gerardo Martino dan bukan hanya pada satu pemain saja.

“Kenyataannya bahwa partai ini tidak mudah, melihat kualitas Leo dan apa yang telah dia lakukan sepanjang karirnya, sangat luar biasa,” ungkap Bravo dalam konferensi pers.

“Saya piker fokus kami adalh tim – bahwa sebagai sebuah tim kami bisa mengendalikan Leo dan juga pemain berkelas lainnya.

“Javier pemain yang sangat berharga yang memberikan karakter kepada tim anda, dia adalah jantung tim.

“Penampilan tim tidak hanya lewat Javier atau Leo saja.” Jelang pertandingan di Estadio Nacional, Bravo menekankan bahwa Cile tidak takut menghadpai runner up Piala Dunia 2014 ini dan bahwa Jorge Sampaoli telah mempersiapkan tim dengan baik.

“Kami tidak pernah takut dengan tim mana pun. Kami punya rasa hormat yang tinggi untuk semua tim nasional,” tambahnya.

“Perasaan ini bukan hanya milik saya, tapi juga seluruh rekan setim, yang terdiri dari bahagia yang besar melihat hasil kerja kami berada pada jalur yang benar.

“Dengan terus melanjutkan gaya permainan yang kami miliki di bawah Marcelo Bielsa (pelatih sebelumnya) kami selalu berusaha menangkap gagasan bahwa Cile bermain sama menghadapi tim mana pun.

“Kami siap, kami tahu cara kami harus bermain. Kami selalu berusaha bermain dan melepaskan tekanan.”

Ada kekuatiran terkait kebugaran penyerang La Roja Alexis Sanchez, tetapi Bravo dengan cepat menyanggah anggapan jika dia akan melewati pertandingan itu.

“Dia berlatih normal, baik dan dalam kondisi luar biasa. Tidak ada pemain yang absen.”

Neymar pupuskan harapan Ballon d’Or pasca tragedy Kolombia

9-neymar-ballon-dor-copa-america

Pemain internasional Brasil ini terlihat siap menantang gelar individu bergengsi ini, tetapi nampaknya tidak akan tampil di podium pasca kejadian hari Rabu lalu.

Setelah musim yang mengesankan bersama Barcelona, Neymar telah menghidupkan peluangnya untuk tampil di podium Ballon d’Or FIFA 2015, dan mungkin bahkan bermimpi untuk mengambil alih gelar dari Cristiano Ronaldo sebagai pemain terbaik.

Selama lebih dari tujuh tahun terakhir, Lionel Messi dan bintang Real Madrid ini jadi dua pemain yang bisa memenangkan gelar individu bergengsi ini, dengan pemain Argentina yang mengangkat trofi ini dalam empat kesempatan antara 2008 dan 2014 sementara bintang Portugal berhasil unggul hanya dalam tiga periode saja.

Neymar terlihat sekali jadi kandidat potensial untuk mengakhiri hegemoni dua pemain ini.

Bintang Brasil ini hanya bisa berada di urutan ketujuh di tahun 2014, namun kontribusinya pada treble winner Barcelona musim ini membuatnya satu dari beberapa pesaing yang bisa memenangkan gelar ini di musim 2015.

Memang, agennya Wagner Ribeiro awal bulan ini bersikukuh jika dia punya peluang dijadikan pemain terbaik dalam dua tahun mendatang.

“Tahun ini Neymar akan tampil di antara tiga pemain terbaik di dunia,” ungkap wakil bintang Barcelona ini.

“Gelar secara alami akan datang setelahnya, mungkin tahun ini atau 2016.”

Copa America tampak jadi panggung sempurna untuk memisahkannya dari Messi. Rekan setim Barcelonanya ini tetap jadi kandidat mencolok bagi gelar Ballon d’Or 2015, tetapi sukses di tingkat internasional bisa memberikan dorongan keras bagi peluang Neymar.

Ketimbang berlomba meraih Ballon d’Or, mantan bintang Santos ini justru secara sah telah mengakhiri peluangnya untuk meraih gelar individu tersebut.

Dia mencatatkan awal yang gemilang dalam turnamen ini sebagai pemain terbaik menghadapi Peru, tetapi Copa America edisi kali ini hanya akan diingat atas kartu merah dan juga pertikaian menghadapi Kolombia di akhir pertandingan.

Pemain berbakat layak dilindungi wasit, tetapi para pemain Kolombia tidak ada yang melanggarnya sangat keras. Neymar mendapatkan perlakuan yang diterima Messi dan Cristiano Ronaldo setiap minggunya. Pemain Argentina dan Portugal ini sudah belajar untuk hidup dengan itu. Tetapi tidak dengan pemain Brasil ini – dan dia tentu harus membayar harga atas sikap cerobohnya ini.

Benitez manfaatkan kesalahan Kerr berikan Paraguay kemenangan atas Jamaika

 

La Albirroja mengambil langkah besar ke fase penysihan berkat keberuntungan.

Gol dari Edgar Benitez terbukti cukup untuk memberikan keunggulan bagi Paraguay di Grup B atas rival mereka di Grup B Jamaika dengan skor 1-0 di Antofagasta.

Penyerang ini berada di tempat yang tempat untuk memanfaatkan kesalahan oleh penjaga gawang Jamaika Duwayne Kerr, yang malah menyundul bola sapuan tepat kepada pemain yang ada di depannya.

Berada di luar areanya, Kerr hanya bisa menonton bola masuk ke gawang tanpa kawalan sedikit pun, memberikan Paraguay keunggulan di babak pertama.

Momen keberuntungan Benitez ini terbukti cukup untuk membeirkan kemenangan pertama bagi pelatih Ramon Diaz sejak mengambil alih Paraguay.

Kemenangan ini membawa mereka meraih empat angka setelah dua pertandingan, sementara Jamaika masih belum mendapatkan poin setelah menderita kekalahan 1-0 dua kali secara beruntun.

Perempat final ada di depan mata bagi Paraguay, yang berhasil melangkah lebih dari delapan besar Copa America hanya sekali, saat mereka melaju ke final di 2011.

Mereka jadi tim yang lebih baik di babak pertama menghadapi Jamaika, namun masih butuh bantuan Kerr untuk mendapatkan gol dari dominasi yang mereka punya.

Kiper itu keluar dari zona amannya untuk menghadang bola panjang dari Victor Caceres, meski dia sebetulnya bisa menunggu bola datang kepadanya tanpa gangguan.

Keputusannya tersebut terbukti fatal ketika dia justru mengarahkan bola kepada Benitez.

Roque Santa Cruz mencatatkan tiga tembakan terarah di babak pertama saja, usaha terbaik pemain ini datang di menit 32 ketika dia memaksa Kerr melakukan penyelamatan refleks dengan tendangan voli dari jarak 20 yard.

Sundulan Pablo Aguilar berhasil menemukan Victor Caceres di ujung gawang di awal babak kedua, dan ketika tendangan voli gelandang ini berhasil melewati Kerr, gol tersebut dianulir karena offside.

Paraguay seharusnya mendapat hadiah penalti di 20 menit akhir, dengan pemain belakang Jamaika Adrian Mariappa justru menghadang sundulan Santa Cruz dengan tangannya – tetapi kejadian itu tidak terlihat wasit.

 

Juara bertahan Uruguay atasi perlawanan Jamaika berkat gol Cristian Rodriguez

9-uruguay-copa-america

La Celeste beruntung bisa atasi Reggae Boyz di Antofagasta ketika mereka berhasil mencuri keunggulan dari pertandingan pembuka mereka.

Uruguay berpeluang mempertahankan gelar Copa America mereka setelah awal yang memukau dengan kemenangan 1-0 atas debutan Jamaica hari Sabtu lalu.

Sebuah gol tunggal dari gelandang veteran Cristian Rodriguez memastikan La Celeste tampil sebagai juara di Estadio Regional Calvo y Bascunan di Antofagasta.

Tim asuhan Oscar Tabarez meski demikian tampil jauh dari meyakinkan, dan Reggae Boyz memiliki cukup peluang untuk mencuri sesuatu dari pertandingan pembuka di Grup C ini.

Tetapi mereka gagal membobol lini belakang Uruguay yang dikawal oleh duo Atletico Madrid Diego Godin dan Jose Maria Gimenez ketika juara bertahan ini melakukan usaha yang cukup untuk mengkalim tiga angka.

Juara bertahan ini sempat optimis meminta hadiah penalty di menit 15 ketika umpan silang Carlos Sancez mengenai lengan Kemar Lawerence di dalam kotak penalti.

Akan tetapi, peluang di babak pertama justru tercipta lebih banyak dari tim undangan Jamaica dengan Uruguay yang tidak mampu memberikan umpan yang cukup bagi para pemain penyerang mereka.

Memang, peluang pertama jatuh kepada tim Karibia di menit 39 ketika Darren Mattocks menyambut umpan jauh Simon Dakwins dan berhasil menerobos kawalan Gimenez dan Godin, hanya saja gagal memberikan sepakan berbahaya dari jarak 12 yard.

Peluang tersebut tampak menyengat Uruguay, dan beberapa menit keudian, Edinson Cavani mengira dirinya seharusnya dihadiahi penalti ketika dia dijatuhkan oleh Michael Hector.

Jamaica punya sejumlah peluang di babak kedua, di menit 60 sapuan maxi Pereira mengenali Giles Barnes tetapi pemain Houston Dynamo ini melebar dari target dengan penjaga gawang Fernando Muslera yang sudah berada di luar posisi.

Barnes kemudian mengirimkan sundulan melebar dengan lagi-lagi Muslera tidak bisa berbuat apa-apa melindungi gawangnya.

La Celeste seharusnya menghabisi pertandingan di menit akhir hanya usaha Christian Stuani membentur tiang gawang, tetapi mereka akhirnya bisa mempertahankan keunggulan tersebut hingga pluit akhir.

 

Cile ingin memperbaiki penampilan Piala Dunia 2014 – Bravo

9-bravo-cile-copa-america

Kapten La Roja ini merasa bahwa timnya layak mendapatkan lebih dalam penampilan mereka di Brasil musim panas lalu, dan berjanji bisa lolos di Copa America edisi kali ini.

Claudio Bravo ingin Cile terus memperbaiki penampilan mereka dalam Piala Dunia 2014 dengan melaju lebih jauh di Copa America 2015.

La Roja mengalahkan juara bertahan Spanyol musim panas lalu dengan kemenangan 2-0 di fase grup, tetapi tersingkir oleh Brasil dalam drama adu penalti di babak 16 besar.

Arturo Vidal adalah di antara pemain Cile yang kesulitan dengan masalah kebugaran di Brasil, sebuah perkembangan masih dibutuhkan dalam benak Bravo dan timnya.

“Piala Dunia sedikit pahit untuk kami, karena sejumlah pemain tidak mencapai kondisi terbaik mereka,” ungkapnya di sebuah konferensi pers.

“Kami ingin menunjukkan, seperit yang kami lakukan di Brasil 2014, bahwa kami sebuah tim yang sangat kuat. Saya pikir kami bisa lebih baik sehingga kami tidak kurang seperti saat di Brasil, dan bisa melaju lebih jauh lagi.

“Kami sebuah tim yang bekerja keras dan tahu kekuatan dan kelemahan mereka, dan terus menunjukkan di atas lapangan bawah kami sebuah tim yang kuat.”

Kapten La Roja ini juga senang bisa bermain di depan pendukung tuan rumah, menjelaskan bahwa dukungan mereka merupakan sumber kebanggaan yang tak terukur.

“Memainkan sebuah turnamen seperti Copa di tanah kelahiran anda sendiri adalah sebuah kehormatan,” lanjutnya.

“Kami tahu kami selalu memiliki dukungan dari masyarakat di Copa. Kami datang dengan rasa senang dan kebanggan luar biasa mengenakan seragam ini.

“Kami adalah sumber kebahagiaan dan cahaya bagi orang, ketimbang mengkuatirkan berita dan masalah dalam hidup mereka.

Bravo juga memuji Luis Enrique dan Jorge Sampaoli, pelatihnya di tingkat klub dan internasional.

“Jorge Sampaoli dan Luis Enrique sangat detil dan pekerja keras, dan saya beruntung memiliki manajer yang sangat baik,” ungkapnya.

Akan tetapi, Bravo menolak anggapan bahwa Cile berada di tengah generasi emas, menjelaskan bahwa anggapan ini tidak menghormati pemain dari generasi sebelumnya.

Kiper Barcelona ini lebih suka mengalihkan perhatiannya pada partai pembuka menghadapi Ekuador tanggal 11 Juni nanti.

9-paraguay-copa-america

La Albirroja ini sudah terbang ke barat sebelum mereka memulai perjalanan mereka menghadapi Argentina tanggal 13 Juni nanti.

Paraguay sudah tiba di daratan Cile ketika mereka akan melengkapi persiapan Copa America mereka di tanah tuan rumah ini.

La Albirroja memainkan pertandingan persahabatan pra turnamen terakhir mereka hari Sabtu malam lalu tetapi hanya bisa berbagi hasil imbang 2-2 menghadapi Honduras.

Tugas berikutnya bagi tim asuhan Ramon Diaz adalah Argentina dalam pertandingan pertama mereka di Grup B di kota La Serena tanggal 13 Juni nanti.

Pertandingan lain menghadapi Jamaika – tim pertama yang tiba di Cile – dan Uruguay akan mengikuti setelahnya, dan pelatih Paraguay ini senang dengan persiapan yang telah dilakukan oleh timnya dan yakin bahwa mereka akan semakin lebih baik sepanjang dimulainya kompetisi ini.

“Hal yang tidak saya sukai adalah kami harus menggunakan bola dengan lebih cepat,” ungkap Diaz di dalam sebuah konferensi pers setelah pertemuan la Albirroja dengan los Catrachos.

“Ada banyak hal yang perlu dikerjakan dan dibicarakan dengan para pemain, tetapi secara keseluruhan saya sangat senang dengan sikap yang diberikan oleh tim.

“Ada ruang untuk bertumbuh dan bekerja, tetapi saya pikir tim sangat bersemangat dan pastinya akan terus berkembang dengan lebih baik lagi”

Pelatih asal Argentina ini tidak memainkan Pablo Aguilar dan juga Raul Bobadilla dalam pertandingan hari Sabtu kemarin tetapi bersikeras ini merupakan langkah pencegahan saja.

“Aguilar tidak berada dalam keadaan yang baik sepanjang minggu lalu, jadi kami memutuskan untuk membiarkannya istirahat dan dia sudah pulih 100 persen – sama halnya dengan Bobadilla,” tambahnya.

“Tiga minggu ke depan akan sangat berat, jadi kami putuskan untuk tidak mengambil risiko.”

Akan tetapi, Diaz tidak akan bisa memanggil Nelson Haedo Valdez untuk pertandingan pembuka mereka di Grup B menghadapi Argentina karena dia secara ceroboh mendapatkan kartu merah saat menghadapi Honduras.

Copa America akan dimulai tanggal 11 Juni nanti dengan pertandingan pembuka di Grup A mempertemukan Cile dan Ekuador.

Daftar 23 nama skuad Jamaica untuk Copa America 2015

9-copa-america-jamaica

Pelatih Reggae Boyz telah memberikan sentuhan akhir terhadap daftar pilihannya jelang turnamen di Cile nanti.

Winfried Schafer telah memberikan skuad final Jamaica untuk Copa America 2015, mengurangi 30 skuad awalnya menjadi 23 nama seperti yang disyaratkan.

Penjaga gawang Damion Hyatt, pemain bertahan ALvas Powell dan Richard Dixon, duo gelandang Shaun Cummings dan Omar Holness, ditambah penyerang Michael Seaton dan Andre Clennon adalah pemain-pemain yang terpaksa tersingkir.

Mantan pemain Derby County dan pemain internasional U 19 Inggris Giles Barnes, yang baru saja mencatatkan debutnya bagi Reggae Boyz bulan Maret tahun ini, termasuk dalam nama skuad final tersebut setelah penampilan apiknya di MLS bersama Houston Dynamo.

Duo Liga Primer Wes Morgan dan Adrian Mariappa akan juga bergabung bersama tim Karibia ini untuk perjalanan Copa America pertama dalam sejarah di mana, di mana mereka akan berada satu grup dengan dua tim yang paling sukses sepanjang sejarah Copa, Argentina dan Uruguay.

Jamaika tidak menjalani pertandingan persahabatan sebelum mereka memulai perjalanan menghadapi Uruguay tanggal 13 Juni, dengan pertandingan menghadapi Paraguay dan Argentina di Grup B Copa America.

Seperti tim CONCACAF lainnya Meksiko, Reggae Boyz juga akan ambil bagian dalam turnamen Gold Cup bulan Juli tahun ini persis beberapa hari setelah final Copa America.

Skuad Jamaika untuk Copa América 2015

Penjaga gawang: Ryan Thompson (Pittsburgh Riverhounds), Duwayne Kerr (Sarpsborg 08), Dwayne Miller (Syrianska).

Pemain belakang:  Wes Morgan (Leicester City), Jermaine Taylor (Houston Dynamo), Michael Hector (Reading), Daniel Gordon (Karlsruher), Adrian Mariappa (Crystal Palace), Hughan Gray (Waterhouse FC), Kemar Lawrence (NY Red Bulls).

Pemain tengah: Je-Vaughn Watson (FC Dallas), Rodolph Austin (Leeds United), Joel Grant (Yeovil), Lance Laing (FC Edmonton), Garath McCleary (Reading), Joel McAnuff (Leyton Orient).

Pemain depan: Allan Ottey (Mobay United), Giles Barnes (Houston Dynamo), Darren Mattocks (Vancouver), Simon Dawkins (Derby County), Deshorn Brown (Valarenga), Romeo Parkes (Isidro Metapan), Dino Williams (Mobay United).

 

Dua gol Herrera bantu Meksiko atasi Guatemala

9-meksiko-copa-america

Penyerang the Puma ini memberikan keyakinan besar kepada pelatih el Tri dengan penampilan meyakinkan menghadapi La Bicolor.

Eduardo Herrera mempertaruhkan kepercayaan yang diberikan kepada Meksiko di Copa America 2015 ketika dia mencetak dua gol dalam kemenangan 3-0 atas Guatemala di Estadio Victor Manuel Reyna.

Penyerang ini membuka gol sesaat setelah 30 menit ketika dia menyelesaikan gerakan apik dan mencuri gol kedua setelah turun minum untuk mencuri satu tempat di pikiran Miguel Herrera.

Peran kameo dari Raul Jimenez juga terbukti positif, ketika dia, setelah musim pertama yang menyulitkan di Atletico Madrid, berhasil mencetak gol ketiga dan terakhir.

Pertandingan ini sendiri berjalan lambat dan Luis Montes nyaris membuka gol di peluang pertama di menit 10.

Gelandang ini memenangkan perebutan 50-50 di ujung kotak dan, setelah sedikit melihat, berusaha melesatkan tendangan ke pojok gawang. Akan tetapi, penjaga gawang berada di posisi yang bagus untuk menepis usaha tersebut.

Guatemala mulai menekan dan, setelah usaha dari Jean Marquez melebar, la Bicolor memiliki peluang besar untuk membuka keunggulan di menit 20.

Umpan tendangan bebas Jose Contreras dari sudut kanan berhasil disambut Denniss Lopez yang tak terkawal, tetapi pemain belakang ini tidak bisa menyundul dengan arah yang tepat.

Meksiko membalas dan akhirnya mereka membuka keunggulan di menit 31.

Herrera mengirimkan umpan cantik ke sisi kanan kepada Gerardo Flores, yang bisa mengecok penjaga gawang dan mengembalikan bola kepada Herrera yang berhasil menceploskan bola ke gawang.

Edgar Hernandez mengganti Jose de Jesus Corona di gawang meksiko dan Tecatitio dimasukkan menggantikan Montes di babak kedua, tetapi meski el Tri menguasai bola mereka tidak memiliki kualitas yang baik di lini serang.

Situasi berubah di menit 64, ketika Hugo Ayala melepaskan umpan kepada Herrera yang menerobos masuk ke dalam kotak sebelum melesatkan tendangan dengan tenang melewati Jerez.

Penyerang ini kemudian digantikan oleh Jimenez dan tidak perlu waktu lama untuk pemain Atletico ini untuk membuat gol.

Meksiko akan menghadapi Peru tanggal 3 Juni dan Brasil empat hari kemudian sebelum memulai perjalanan Copa America mereka.

Fase baru penjualan tiket Copa America dimulai Jumat ini

Fans akan bisa memilih beberapa stok tiket terbatas untuk 23 dari 26 pertandingan yang ada.

Hari Jumat tanggal 29 Mei, fase penjualan tiket baru untuk Copa America 2015 akan dimulai.

Pasokan baru ini akan tersedia bagi publik karena jatah tiket yang tidak diambil dari sponsor turnamen dan juga federasi yang terlibat.

Sejumlah stok tiket terbatas tersedia untuk semua kecuali tiga pertandingan yang ada: Pertandingan kelima (Kolombia vs Venezuela), Pertandingan 10 (Argentina vs Uruguay) dan Pertandingan 26 (Final).

“Kami tahu harapannya sangat tinggi bahwa Copa ramai di semua kota-kota penyelenggara dari turnamen ini,” ungkap Rene Rosas, Direktur Eksekutif Copa America 2015.

“Inilah sebabnya berita yang sangat baik bahwa kami bisa membuat tiket baru tersedia bagi orang-orang, sehingga semakin banyak fans, baik pendukung Cile maupun masyarakat asing, bisa menikmati pesta kelas dunia ini.”

Sementara dengan fase penjualan tiket sebelumnya, satu-satunya tempat resmi untuk menemukan dan membeli tiket Copa America hanya tersedia di www.ca2015.com

Sementara itu bintang La Roja, Alexis Sanchez, tampil gemilang sepanjang musim 2014-15 bersama Arsenal dan dianugerahi dengan gelar terbaik oleh para pendukung klubnya.

9-alexis

Alexis Sanchez berhasil memenangkan gelar PFA Pemain Terbaik Musim ini pilihan fans setelah penampilan apiknya dalam musim debutnya bersama Arsenal.

Pemain internasional Cile ini telah mencetak 16 gol dan mencatatkan delapan assist sejak tiba di London utara musim panas lalu dalam sebuah kepindahan dari Barcelona.

Sejak 10 nama kandidat diumumkan awal bulan Mei ini, lebih dari 200 ribu pemilih tercatat, dengan Sanchez mengalahkan nama lain dari penyerang Manchester City Sergio Aguero.

Penampilan apiknya ini membuatnya dinominasikan dalam PFA Premier League Team of the Year, dan sebelumnya juga membuat namanya masuk kandidat Pemain Terbaik PFA – meski dia kalah dengan Eden Hazard.

Pemain 26 tahun ini telah memastikan dirinya sebagai favorit pilihan fans dalam liga tertinggi di Inggris, juga berhasil mengamankan hadiah Pemain Terbaik dalam Penghargaan Facebook – di mana lebih dari 1 juta pemilih terlibat di seluruh dunia.

Sanvicente kurangi skuad Venezuela jadi 26 nama

9-sanvicente-venezuela-copa-america

Empat pemain tereleminasi dari update terbaru oleh pelatih klub the Vinotinto ini, yang nyaris mendekati pemilihan akhir bagi skuad jelang turnamen Copa America di Cile nanti.

Noel Sanvicente telah mengurangi pasukan Venezuelanya menjadi 26 pemain jelang Copa America 2015.

Empat pemain disisihkan dari skuad, dengan tiga pemain lainnya dijadwalkan akan disinggkirkan pada tanggal 1 Juni dalam tenggat waktu penyerahan 23 nama final untuk Copa America.

Penyerang dari tim MLS asal Philadelphia Union Fernando Aristeguieta dan Mario Rondon dari Shijiazhuang di China disisihkan dari update terbaru pelatih ini.

Gelandang Deportivo Tachira Yohandry Orozco dan pemain belakang Deportivo Anzoategui Juan Fuenmayor juga tidak akan ambil bagian dalam gelaran turnamen di Cile musim panas ini.

Venezuela akan menghadapi Brasil, Kolombia dan peru di Grup C.

Copa America 2015 akan dimulai pada tanggal 11 Juni bulan depan dibuka oleh sebuah pertandingan yang akan mempertemukan tuan rumah Cile menghadapi Ekuador. Cile, belum pernah memenangkan satu trofi Copa America, diprediksi akan tampil habis-habisan di depan pendukungnya sendiri untuk memecahkan rekor buruk mereka di Copa.

Sementara itu, Argentina dan Brasil masih jadi favorit juara dalam kompetisi besar ini. Uruguay, juara bertahan Copa, Kolombia, Meksiko akan jadi kuda hitam yang bisa merepotkan tim-tim besar.

Skuad Venezuela jelang Copa América 2015

Penjaga gawang: Alain Baroja (Caracas), Wuilker Faríñez (Caracas), Daniel Hernández (Tenerife).

Pemain belakang: Gabriel Cichero (Mineros de Guayana), Grenddy Perozo (Ajaccio), Andrés Túñez (Buriram United), Wilker Ángel (Deportivo Táchira), Alexander González (Thun), Roberto Rosales (Málaga), Fernando Amorebieta (Middlesbrough), Oswaldo Vizcarrondo (Nantes).

Gelandang: Rafael Acosta (Mineros de Guayana), Ronald Vargas (Baliskersirspor), Franklin Lucena (Deportivo La Guaira), César González (Deportivo Táchira), Tomás Rincón (Genoa), John Murillo (Zamora), Luis Manuel Seijas (Santa Fe), Juan Arango (Tijuana), Alejandro Guerra (Atlético Nacional).

Penyerang: Edder Farías (Caracas), Gelmín Rivas (Deportivo Táchira), Christian Santos (NEC Nijmegen), Nicolás “Miku” Fedor (Rayo Vallecano), Josef Martínez (Torino), Salomón Rondón (Zenit).